Renungan Harian
GARAM DAN TERANG
23 August 2026
Semua orang tahu manfaat garam. Rasa asinnya melezatkan makanan. Selain itu, ia memiliki begitu banyak kegunaan lain. Semua orang juga tahu manfaat terang. Tanpa cahayanya, semua orang akan hidup dalam belenggu kegelapan. Garam dan terang sangat penting dalam kehidupan. Begitulah Tuhan Yesus menggambarkan pentingnya kehadiran dan peran murid-murid-Nya di dunia ini.
Garam itu dapat dirasakan dan dinikmati. Sedangkan terang itu dapat dilihat dan disaksikan. Garam itu menjadi larut sehingga ia sama sekali tidak terlihat, tetapi kehadirannya nyata. Sedangkan kehadiran terang tidak dapat disembunyikan. Artinya, kehadiran kita seharusnya dirasakan orang lain. Kita datang membawa damai, kesejukan, persatuan, harapan, pengampunan serta berbagai perbuatan baik lainnya. Setelah itu kita perlu menjelaskan mengapa kita melakukannya, yaitu sebagai tanda kasih dan ketaatan kita kepada Tuhan. Maka perbuatan baik kita itu akan membuat orang-orang memuji dan memuliakan Dia.
Berbuat baik tentulah merupakan hal yang baik, tetapi itu tidak cukup. Kita perlu bersaksi mengapa kita melakukannya. Tanpa pewartaan maka perbuatan baik kita hanya akan menjadi saksi bisu. Orang-orang yang kita layani tidak akan pernah mengenal Bapa di surga jika kita tidak memberitakan-Nya kepada mereka. Jadi, hidup sebagai garam dan terang berarti kita memperkenalkan Allah kepada dunia ini melalui beragam perbuatan baik, serta melalui pewartaan yang akan menuntun orang-orang untuk mengenal dan memuliakan nama-Nya. --HT/www.renunganharian.net
Garam itu dapat dirasakan dan dinikmati. Sedangkan terang itu dapat dilihat dan disaksikan. Garam itu menjadi larut sehingga ia sama sekali tidak terlihat, tetapi kehadirannya nyata. Sedangkan kehadiran terang tidak dapat disembunyikan. Artinya, kehadiran kita seharusnya dirasakan orang lain. Kita datang membawa damai, kesejukan, persatuan, harapan, pengampunan serta berbagai perbuatan baik lainnya. Setelah itu kita perlu menjelaskan mengapa kita melakukannya, yaitu sebagai tanda kasih dan ketaatan kita kepada Tuhan. Maka perbuatan baik kita itu akan membuat orang-orang memuji dan memuliakan Dia.
Berbuat baik tentulah merupakan hal yang baik, tetapi itu tidak cukup. Kita perlu bersaksi mengapa kita melakukannya. Tanpa pewartaan maka perbuatan baik kita hanya akan menjadi saksi bisu. Orang-orang yang kita layani tidak akan pernah mengenal Bapa di surga jika kita tidak memberitakan-Nya kepada mereka. Jadi, hidup sebagai garam dan terang berarti kita memperkenalkan Allah kepada dunia ini melalui beragam perbuatan baik, serta melalui pewartaan yang akan menuntun orang-orang untuk mengenal dan memuliakan nama-Nya. --HT/www.renunganharian.net
SAAT ORANG-ORANG MERASAKAN DAN MELIHAT PERBUATAN BAIK MELALUI HIDUP KITA MAKA KITA TELAH BERFUNGSI SEBAGAI GARAM DAN TERANG.


Komentar
Masuk untuk berkomentar
Untuk menulis komentar, Anda harus masuk terlebih dahulu.
To post a comment, you need to sign in first.