Renungan Harian
TERUS MELAJU
01 October 2026
Maraton adalah cabang olahraga lari jarak jauh, di mana setiap pelari harus menempuh jarak hingga 42 km. Meski demikian tidak pernah ada pelari maraton yang membawa bekal, apalagi berupa ransel dengan berbagai makanan atau minuman. Untuk mencapai tujuan, setiap pelari maraton tidak akan menghabiskan energi dengan berlari secepat mungkin. Mengingat jarak tempuh yang jauh, mereka harus mampu mengelola energi dengan bijak. Pun teknik pernapasan yang benar.
Layaknya maraton, perjalanan iman yang harus kita tempuh pun membentang sejauh usia kehidupan kita. Selama kita hidup, selama itu pula kita harus terus melaju, memperjuangkan hidup dalam ketaatan, kebenaran, dan kasih. Setiap keberhasilan yang kita raih di tengah perjalanan hidup bukan pencapaian yang dapat kita sombongkan. Pun kegagalan yang terjadi bukan trauma yang harus terus membayangi. Perjuangan harus terus berlanjut dalam kesetiaan. Sementara "ransel masa lalu" hanya akan membebani kita sehingga memperlambat laju mencapai tujuan.
Paulus yang telah menjalani hidup dalam pertobatan dan menyerahkan diri untuk menjadi pelayan Kristus pun menegaskan, dirinya masih terus berlari. Hal ini disampaikannya untuk menunjukkan bahwa perjuangannya belum berakhir. Pencapaiannya dalam pelayanan belum menjadikannya sempurna dan tuntas mengenal Kristus. Karena itu, Paulus tidak berbangga diri atau merasa puas dan berhenti. Ia masih melaju terus, melanjutkan proses menuju pengenalan yang lebih dalam dan menyerupai Kristus. Semoga kita pun demikian. --EBL/www.renunganharian.net
Layaknya maraton, perjalanan iman yang harus kita tempuh pun membentang sejauh usia kehidupan kita. Selama kita hidup, selama itu pula kita harus terus melaju, memperjuangkan hidup dalam ketaatan, kebenaran, dan kasih. Setiap keberhasilan yang kita raih di tengah perjalanan hidup bukan pencapaian yang dapat kita sombongkan. Pun kegagalan yang terjadi bukan trauma yang harus terus membayangi. Perjuangan harus terus berlanjut dalam kesetiaan. Sementara "ransel masa lalu" hanya akan membebani kita sehingga memperlambat laju mencapai tujuan.
Paulus yang telah menjalani hidup dalam pertobatan dan menyerahkan diri untuk menjadi pelayan Kristus pun menegaskan, dirinya masih terus berlari. Hal ini disampaikannya untuk menunjukkan bahwa perjuangannya belum berakhir. Pencapaiannya dalam pelayanan belum menjadikannya sempurna dan tuntas mengenal Kristus. Karena itu, Paulus tidak berbangga diri atau merasa puas dan berhenti. Ia masih melaju terus, melanjutkan proses menuju pengenalan yang lebih dalam dan menyerupai Kristus. Semoga kita pun demikian. --EBL/www.renunganharian.net
IMAN ADALAH SEBUAH PERJALANAN YANG HARUS TERUS DIPERJUANGKAN SEPANJANG KEHIDUPAN.


Komentar
Masuk untuk berkomentar
Untuk menulis komentar, Anda harus masuk terlebih dahulu.
To post a comment, you need to sign in first.