Selamat Tinggal Firaun!
Selamat Tinggal Firaun!
Setelah bertumbuh dewasa, Allah memanggil Musa untuk memimpin bangsa Israel keluar dari perbudakan di Mesir. Musa datang menghadap Firaun dan menyampaikan perintah Tuhan, "Biarkan umat-Ku pergi, supaya mereka dapat beribadah kepada-Ku." Namun, hati Firaun tetap keras. Ia berkali-kali menolak melepaskan bangsa Israel, bahkan membuat penderitaan mereka semakin berat.
Untuk menunjukkan bahwa Dialah satu-satunya Allah yang Mahakuasa, Tuhan mendatangkan sepuluh tulah ke atas negeri Mesir. Air berubah menjadi darah, katak memenuhi negeri, belalang menghabiskan tanaman, kegelapan menyelimuti Mesir, hingga akhirnya anak sulung di setiap keluarga Mesir meninggal. Meskipun berkali-kali berjanji, Firaun terus mengeraskan hatinya.
Setelah tulah yang terakhir, Firaun akhirnya mengizinkan bangsa Israel meninggalkan Mesir. Namun tidak lama kemudian, ia berubah pikiran dan mengejar mereka dengan pasukan dan kereta perangnya. Ketika bangsa Israel terjebak di tepi Laut Teberau, Allah melakukan mukjizat yang luar biasa. Melalui Musa, Tuhan membelah laut sehingga bangsa Israel dapat menyeberang di tanah yang kering. Ketika tentara Mesir mengejar mereka, Allah menutup kembali air laut sehingga seluruh pasukan Firaun binasa. Dengan kuasa-Nya, Tuhan menyelamatkan umat-Nya dan membebaskan mereka dari perbudakan.
Satu cerita dari Firman Tuhan, Alkitab, yang terdapat dalam Keluaran 3-14

