EN ID

Perempuan di Sebuah Sumur

Perempuan di Sebuah Sumur

Suatu hari, Yesus dan murid-murid-Nya melakukan perjalanan dari Yudea menuju Galilea. Dalam perjalanan itu mereka melewati daerah Samaria, sebuah tempat yang biasanya dihindari oleh orang-orang Yahudi. Menjelang tengah hari, mereka tiba di kota Sikhar. Di sana terdapat sebuah sumur yang telah digali oleh Yakub, nenek moyang bangsa Israel, ratusan tahun sebelumnya. Karena lelah setelah berjalan jauh, Yesus duduk beristirahat di tepi sumur itu, sementara murid-murid-Nya pergi membeli makanan.

Tidak lama kemudian datanglah seorang perempuan Samaria untuk menimba air. Yesus berkata kepadanya, "Berilah Aku minum." Perempuan itu terkejut, karena orang Yahudi biasanya tidak mau berbicara dengan orang Samaria. Namun Yesus ingin menunjukkan bahwa kasih Allah diberikan kepada semua orang, tanpa memandang suku atau bangsa.

Yesus kemudian berbicara tentang air hidup. Ia berkata bahwa siapa pun yang meminum air dari sumur itu akan haus lagi, tetapi siapa yang menerima air hidup yang diberikan-Nya tidak akan haus untuk selama-lamanya. Air hidup itu adalah kehidupan baru dan keselamatan yang hanya dapat diberikan oleh Yesus.

Ketika percakapan berlangsung, Yesus menunjukkan bahwa Ia mengetahui seluruh kehidupan perempuan itu, termasuk dosa-dosa dan pergumulannya. Perempuan itu menjadi heran karena Yesus mengetahui semua tentang dirinya, padahal mereka belum pernah bertemu. Ia mulai menyadari bahwa Yesus adalah seorang nabi.

Lalu Yesus menjelaskan bahwa Allah tidak mencari orang yang hanya beribadah di tempat tertentu, tetapi mencari penyembah-penyembah yang menyembah dalam roh dan kebenaran. Ketika perempuan itu berkata bahwa Mesias akan datang, Yesus menyatakan kepadanya, "Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau."

Perempuan itu begitu bersukacita sehingga meninggalkan tempayan airnya dan berlari kembali ke kota. Ia mengajak semua orang datang menemui Yesus sambil berkata, "Mari, lihat! Ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Mesias?"

Banyak orang Samaria datang kepada Yesus dan percaya kepada-Nya karena kesaksian perempuan itu. Setelah mereka sendiri mendengarkan ajaran Yesus, mereka berkata, "Sekarang kami percaya, bukan lagi karena perkataanmu, tetapi karena kami sendiri telah mendengar Dia, dan kami tahu bahwa Dialah benar-benar Juruselamat dunia."

Kisah perempuan Samaria mengajarkan bahwa Yesus datang untuk menyelamatkan semua orang. Tidak ada seorang pun yang terlalu berdosa atau terlalu jauh dari kasih Allah. Setiap orang yang datang kepada Yesus dengan iman akan menerima pengampunan, kehidupan baru, dan air hidup yang memuaskan jiwa untuk selama-lamanya.

Satu cerita dari Firman Tuhan, Alkitab, yang terdapat dalam Yohanes 4:1-42.

Perempuan di Sebuah Sumur - 1
Perempuan di Sebuah Sumur - 2
Perempuan di Sebuah Sumur - 3
Perempuan di Sebuah Sumur - 4
Perempuan di Sebuah Sumur - 5
Perempuan di Sebuah Sumur - 6
Perempuan di Sebuah Sumur - 7
Perempuan di Sebuah Sumur - 8
Perempuan di Sebuah Sumur - 9
Perempuan di Sebuah Sumur - 10
Perempuan di Sebuah Sumur - 11
Perempuan di Sebuah Sumur - 12
Perempuan di Sebuah Sumur - 13
Perempuan di Sebuah Sumur - 14
Perempuan di Sebuah Sumur - 15
Perempuan di Sebuah Sumur - 16
Perempuan di Sebuah Sumur - 17
Perempuan di Sebuah Sumur - 18
1 / 18
Kembali ke rak buku

Pengaturan Baca