Empat Puluh Tahun
Empat Puluh Tahun di Padang Gurun
Setelah Allah membebaskan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir, Ia memimpin mereka menuju Tanah Perjanjian. Dalam perjalanan melintasi padang gurun, Tuhan selalu menyertai umat-Nya. Ia menuntun mereka dengan tiang awan pada siang hari dan tiang api pada malam hari, memberikan manna dari langit sebagai makanan, air dari batu, serta hukum-hukum-Nya agar mereka belajar hidup taat kepada-Nya.
Namun, bangsa Israel sering bersungut-sungut dan tidak percaya kepada Tuhan. Ketika mereka tiba di perbatasan Tanah Kanaan, Musa mengutus dua belas orang untuk mengintai negeri itu. Setelah empat puluh hari, para pengintai kembali membawa kabar bahwa negeri itu sangat subur. Akan tetapi, sepuluh orang di antara mereka merasa takut karena penduduknya tampak kuat dan kota-kotanya berkubu.
Hanya Yosua dan Kaleb yang tetap percaya kepada Tuhan. Mereka mengajak bangsa Israel untuk tidak takut, karena Allah sanggup memberikan negeri itu kepada mereka. Kisah ini mengajarkan bahwa iman kepada Tuhan lebih besar daripada rasa takut, dan bahwa kita harus berani mempercayai janji-Nya dalam setiap keadaan.
Satu cerita dari Firman Tuhan, Alkitab, yang terdapat dalam Keluaran 15 - Bilangan 14

