EN ID

Yesus Menenangkan Badai

Yesus Menenangkan Badai

Suatu hari, setelah mengajar banyak orang, Yesus mengajak murid-murid-Nya menyeberangi Danau Galilea dengan sebuah perahu. Perjalanan dimulai dengan tenang, tetapi tiba-tiba angin bertiup sangat kencang. Ombak besar menghantam perahu hingga air mulai memenuhi bagian dalamnya. Danau Galilea memang dikenal dengan badai yang datang secara tiba-tiba dan sangat berbahaya.

Di tengah badai yang mengamuk, Yesus sedang tidur di buritan perahu. Murid-murid-Nya menjadi sangat ketakutan. Mereka berusaha mengendalikan perahu, tetapi ombak semakin besar. Akhirnya mereka membangunkan Yesus sambil berseru, "Tuhan, selamatkanlah kami! Kita binasa!"

Yesus bangun lalu berkata kepada mereka, "Mengapa kamu takut? Mengapa kamu kurang percaya?" Kemudian Yesus menghardik angin dan berkata kepada danau, "Diam! Tenanglah!" Seketika itu juga angin berhenti bertiup, ombak menjadi teduh, dan danau kembali tenang. Murid-murid terheran-heran dan berkata, "Siapakah Dia ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?"

Beberapa waktu kemudian, Yesus kembali menunjukkan kuasa-Nya atas Danau Galilea. Setelah memberi makan lebih dari lima ribu orang, Ia menyuruh murid-murid-Nya berlayar lebih dahulu, sementara Ia berdoa seorang diri di atas gunung. Menjelang pagi, angin kembali bertiup kencang sehingga perahu murid-murid terombang-ambing oleh ombak.

Di tengah gelapnya malam, Yesus datang kepada mereka dengan berjalan di atas air. Murid-murid sangat ketakutan karena mengira mereka melihat hantu. Tetapi Yesus berkata, "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!"

Petrus menjawab, "Tuhan, apabila benar Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu di atas air." Yesus berkata, "Datanglah!" Petrus pun berjalan di atas air menuju Yesus. Namun ketika ia melihat angin yang besar, ia menjadi takut dan mulai tenggelam. Petrus berseru, "Tuhan, tolonglah aku!" Yesus segera mengulurkan tangan-Nya, memegang Petrus, dan berkata, "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"

Ketika Yesus dan Petrus naik ke dalam perahu, angin pun berhenti. Semua murid menyembah Yesus dan berkata, "Sesungguhnya Engkau adalah Anak Allah."

Kisah ini mengajarkan bahwa Yesus berkuasa atas seluruh ciptaan. Angin, ombak, dan lautan pun taat kepada perintah-Nya. Ketika kita menghadapi badai dalam kehidupan, kita tidak perlu takut, sebab Yesus selalu menyertai orang-orang yang percaya kepada-Nya dan sanggup memberikan damai di tengah setiap kesulitan.

Satu cerita dari Firman Tuhan, Alkitab, yang terdapat dalam Matius 8:23-27; 14:22-33, Markus 4:35-41, dan Lukas 8:22-25.

Yesus Menenangkan Badai - 1
Yesus Menenangkan Badai - 2
Yesus Menenangkan Badai - 3
Yesus Menenangkan Badai - 4
Yesus Menenangkan Badai - 5
Yesus Menenangkan Badai - 6
Yesus Menenangkan Badai - 7
Yesus Menenangkan Badai - 8
Yesus Menenangkan Badai - 9
Yesus Menenangkan Badai - 10
Yesus Menenangkan Badai - 11
Yesus Menenangkan Badai - 12
Yesus Menenangkan Badai - 13
Yesus Menenangkan Badai - 14
Yesus Menenangkan Badai - 15
Yesus Menenangkan Badai - 16
Yesus Menenangkan Badai - 17
1 / 17
Kembali ke rak buku

Pengaturan Baca