EN ID

Paskah Yang Pertama

Paskah yang Pertama

Di sebuah bukit bernama Golgota, seorang ibu berdiri dengan hati yang hancur. Namanya Maria, ibu Yesus. Dengan air mata mengalir di pipinya, ia memandang Anak yang sangat dikasihinya tergantung di kayu salib. Pemandangan itu begitu menyedihkan. Bagaimana mungkin Yesus, yang selalu berbuat baik, menyembuhkan orang sakit, menghibur yang berduka, dan mengajarkan kasih Allah, harus mengalami penderitaan yang begitu berat?

Beberapa hari sebelumnya, Yesus makan malam Paskah bersama kedua belas murid-Nya. Pada malam itu Ia membasuh kaki murid-murid-Nya sebagai teladan kerendahan hati, lalu memecahkan roti dan membagikan cawan sambil berkata bahwa tubuh dan darah-Nya akan diserahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.

Sesudah itu Yesus pergi ke Taman Getsemani untuk berdoa. Di sana Ia bergumul dengan sangat berat, tetapi tetap berkata kepada Bapa, "Jadilah kehendak-Mu." Tidak lama kemudian, Yudas Iskariot datang bersama para prajurit dan menyerahkan Yesus dengan sebuah ciuman. Yesus ditangkap, sementara murid-murid-Nya melarikan diri.

Malam itu Yesus diadili secara tidak adil. Ia difitnah, dihina, dipukul, dan diejek. Meskipun Gubernur Pilatus tidak menemukan kesalahan pada Yesus, orang banyak terus berteriak, "Salibkan Dia!" Akhirnya Pilatus menyerahkan Yesus untuk disalibkan.

Yesus memikul salib-Nya menuju Golgota. Di sana tangan dan kaki-Nya dipaku pada kayu salib. Walaupun mengalami penderitaan yang luar biasa, Yesus masih berdoa, "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Menjelang akhir hidup-Nya, Yesus berkata, "Sudah selesai," lalu menyerahkan nyawa-Nya kepada Bapa.

Mengapa semua ini terjadi? Apakah Yesus melakukan kesalahan? Tidak. Yesus tidak pernah berbuat dosa. Ia rela mati sebagai Anak Domba Allah yang menanggung hukuman atas dosa seluruh manusia. Salib bukanlah tanda bahwa Allah gagal, melainkan bukti kasih Allah yang terbesar. Melalui kematian Yesus, jalan keselamatan dibukakan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.

Tubuh Yesus kemudian diturunkan dari salib dan dimakamkan di dalam sebuah kubur yang baru. Sebuah batu besar digulingkan menutupi pintu kubur, dan para prajurit berjaga di sana.

Tetapi pada hari ketiga, ketika matahari mulai terbit, terjadilah peristiwa yang mengubah sejarah untuk selama-lamanya. Terjadi gempa bumi, malaikat Tuhan datang menggulingkan batu penutup kubur, dan kubur itu didapati kosong. Yesus telah bangkit! Ia hidup kembali, sama seperti yang telah dijanjikan-Nya.

Yesus kemudian menampakkan diri kepada Maria Magdalena, para murid, dan banyak orang lainnya. Mereka melihat sendiri bahwa Yesus benar-benar hidup. Kematian telah dikalahkan, dosa telah ditebus, dan pengharapan baru diberikan kepada seluruh dunia.

Inilah Paskah yang pertama. Paskah bukan hanya mengenang kematian Yesus, tetapi juga merayakan kemenangan-Nya atas dosa dan maut. Karena Yesus hidup, setiap orang yang percaya kepada-Nya memiliki pengampunan dosa, hidup yang baru, dan pengharapan akan hidup yang kekal bersama-Nya.

Kisah ini mengajarkan bahwa salib adalah bukti kasih Allah yang terbesar, dan kebangkitan Yesus adalah bukti bahwa Ia adalah Anak Allah yang hidup. Tuhan tidak pernah gagal. Melalui kematian dan kebangkitan Yesus Kristus, Allah menggenapi rencana keselamatan-Nya bagi seluruh umat manusia.

Satu cerita dari Firman Tuhan, Alkitab, yang terdapat dalam Matius 26-28, Markus 14-16, Lukas 22-24, dan Yohanes 13-21.

Paskah Yang Pertama - 1
Paskah Yang Pertama - 2
Paskah Yang Pertama - 3
Paskah Yang Pertama - 4
Paskah Yang Pertama - 5
Paskah Yang Pertama - 6
Paskah Yang Pertama - 7
Paskah Yang Pertama - 8
Paskah Yang Pertama - 9
Paskah Yang Pertama - 10
Paskah Yang Pertama - 11
Paskah Yang Pertama - 12
Paskah Yang Pertama - 13
Paskah Yang Pertama - 14
Paskah Yang Pertama - 15
Paskah Yang Pertama - 16
Paskah Yang Pertama - 17
Paskah Yang Pertama - 18
Paskah Yang Pertama - 19
Paskah Yang Pertama - 20
Paskah Yang Pertama - 21
Paskah Yang Pertama - 22
Paskah Yang Pertama - 23
Paskah Yang Pertama - 24
Paskah Yang Pertama - 25
Paskah Yang Pertama - 26
Paskah Yang Pertama - 27
Paskah Yang Pertama - 28
1 / 28
Kembali ke rak buku

Pengaturan Baca