EN ID

Yesus Menyembuhkan Orang Buta

Yesus Menyembuhkan Orang Buta

Ke mana pun Yesus pergi, Ia selalu menunjukkan kasih kepada orang-orang yang membutuhkan pertolongan. Ia tidak hanya menyembuhkan mereka yang sakit, tetapi juga memberi harapan kepada mereka yang dianggap tidak berharga oleh masyarakat.

Suatu hari, ketika Yesus hendak meninggalkan kota Yerikho, ada seorang pengemis buta bernama Bartimeus yang sedang duduk di tepi jalan. Karena tidak dapat melihat, Bartimeus tidak bisa bekerja. Setiap hari ia hanya mengandalkan belas kasihan orang-orang yang lewat untuk mendapatkan sedikit uang atau makanan.

Ketika Bartimeus mendengar bahwa Yesus sedang melintas, ia berseru dengan suara nyaring, "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!" Banyak orang menyuruhnya diam, tetapi Bartimeus justru berseru semakin keras. Ia percaya bahwa Yesus sanggup menolongnya.

Yesus berhenti dan memanggil Bartimeus datang kepada-Nya. Dengan penuh sukacita Bartimeus segera berdiri, meninggalkan jubahnya, dan menghampiri Yesus. Lalu Yesus bertanya, "Apa yang engkau kehendaki supaya Aku perbuat bagimu?"

Bartimeus menjawab, "Guru, supaya aku dapat melihat." Yesus berkata kepadanya, "Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau." Seketika itu juga Bartimeus dapat melihat kembali. Dengan penuh sukacita ia mengikuti Yesus sambil memuliakan Allah.

Pada kesempatan lain, Yesus juga bertemu dengan seorang yang buta sejak lahir. Murid-murid bertanya apakah kebutaan itu terjadi karena dosanya atau dosa orang tuanya. Namun Yesus menjelaskan bahwa orang itu bukan buta karena dosa, melainkan supaya pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan melalui dirinya.

Yesus kemudian meludah ke tanah, membuat adonan dari tanah itu, lalu mengoleskannya pada mata orang tersebut. Setelah itu Yesus menyuruhnya pergi membasuh diri di Kolam Siloam. Orang itu menaati perkataan Yesus. Ketika ia membasuh matanya, untuk pertama kalinya dalam hidupnya ia dapat melihat.

Mukjizat itu membuat banyak orang takjub. Sebagian orang percaya kepada Yesus, tetapi ada juga pemimpin agama yang menolak mengakui bahwa mukjizat itu berasal dari Allah. Meskipun demikian, orang yang telah disembuhkan itu dengan berani bersaksi tentang Yesus dan akhirnya percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah.

Melalui kedua mukjizat ini, Yesus menunjukkan bahwa Ia bukan hanya dapat membuka mata yang buta, tetapi juga membuka hati manusia untuk mengenal Allah. Ia datang sebagai Terang Dunia, yang membawa terang bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.

Kisah ini mengajarkan bahwa tidak ada keadaan yang terlalu sulit bagi Tuhan Yesus. Ketika kita datang kepada-Nya dengan iman seperti Bartimeus, atau taat kepada firman-Nya seperti orang yang buta sejak lahir, Yesus sanggup mengubah hidup kita dan membawa kita keluar dari kegelapan menuju terang-Nya.

Satu cerita dari Firman Tuhan, Alkitab, yang terdapat dalam Markus 10:46-52, Lukas 18:35-43, dan Yohanes 9:1-41.

Yesus Menyembuhkan Orang Buta - 1
Yesus Menyembuhkan Orang Buta - 2
Yesus Menyembuhkan Orang Buta - 3
Yesus Menyembuhkan Orang Buta - 4
Yesus Menyembuhkan Orang Buta - 5
Yesus Menyembuhkan Orang Buta - 6
Yesus Menyembuhkan Orang Buta - 7
Yesus Menyembuhkan Orang Buta - 8
Yesus Menyembuhkan Orang Buta - 9
Yesus Menyembuhkan Orang Buta - 10
Yesus Menyembuhkan Orang Buta - 11
Yesus Menyembuhkan Orang Buta - 12
Yesus Menyembuhkan Orang Buta - 13
Yesus Menyembuhkan Orang Buta - 14
Yesus Menyembuhkan Orang Buta - 15
Yesus Menyembuhkan Orang Buta - 16
Yesus Menyembuhkan Orang Buta - 17
1 / 17
Kembali ke rak buku

Pengaturan Baca