EN ID

Yesus Memilih 12 Muridnya

Yesus Memilih Dua Belas Murid-Nya

Setelah menang atas pencobaan di padang gurun, Yesus mulai berkeliling ke berbagai kota dan desa di Galilea. Ke mana pun Ia pergi, Yesus melakukan banyak hal yang menakjubkan. Ia mengajar tentang Kerajaan Allah, menyembuhkan orang-orang yang sakit, mengusir roh-roh jahat, dan membawa damai sejahtera bagi setiap orang yang datang kepada-Nya. Banyak orang mengikuti Yesus karena mereka melihat kasih dan kuasa Allah dinyatakan melalui hidup-Nya.

Di tengah pelayanan-Nya, Yesus memilih dua belas murid untuk selalu menyertai-Nya. Mereka adalah Simon Petrus, Andreas, Yakobus anak Zebedeus, Yohanes, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot, dan Yudas Iskariot. Kepada merekalah Yesus akan mengajarkan firman Tuhan secara lebih dekat, agar kelak mereka dapat memberitakan kabar baik ke seluruh dunia.

Yesus kemudian mengajar orang banyak di sebuah bukit. Ia menyampaikan ajaran-ajaran yang mengubah kehidupan. Yesus berkata bahwa orang yang mendengarkan firman Tuhan dan melakukannya seperti orang bijaksana yang membangun rumah di atas batu. Ketika hujan, banjir, dan angin datang, rumah itu tetap berdiri kokoh karena memiliki dasar yang kuat.

Yesus juga mengajarkan agar kita mengasihi musuh, berbuat baik kepada orang yang membenci kita, dan mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Ia mengajar bahwa doa tidak perlu dilakukan supaya dipuji orang lain, melainkan dengan hati yang tulus kepada Bapa di surga. Yesus mengajarkan doa yang indah kepada murid-murid-Nya, yang sekarang dikenal sebagai Doa Bapa Kami.

Yesus mengingatkan agar kita tidak hidup dalam kekhawatiran. Ia berkata bahwa Bapa di surga memberi makan burung-burung di udara dan menghiasi bunga bakung di ladang dengan keindahan yang luar biasa. Jika Allah begitu memperhatikan ciptaan-Nya, tentu Ia lebih lagi memelihara anak-anak-Nya yang percaya kepada-Nya.

Di mana pun Yesus pergi, Ia menunjukkan belas kasihan kepada mereka yang menderita. Suatu hari seorang yang sakit kusta datang kepada-Nya dan memohon pertolongan. Yesus menyentuh orang itu dan berkata, "Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika itu juga penyakit kustanya lenyap. Mukjizat itu menunjukkan bahwa Yesus bukan hanya berkuasa menyembuhkan tubuh manusia, tetapi juga penuh kasih kepada mereka yang sering dijauhi oleh orang lain.

Kisah ini mengajarkan bahwa Yesus memanggil setiap orang untuk mengikuti-Nya, mendengarkan firman-Nya, dan melakukannya dalam kehidupan sehari-hari. Firman Tuhan adalah dasar yang kokoh bagi hidup kita, dan kasih-Nya nyata bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.

Satu cerita dari Firman Tuhan, Alkitab, yang terdapat dalam Matius 4-7, Markus 1, dan Lukas 6.

Yesus Memilih 12 Muridnya - 1
Yesus Memilih 12 Muridnya - 2
Yesus Memilih 12 Muridnya - 3
Yesus Memilih 12 Muridnya - 4
Yesus Memilih 12 Muridnya - 5
Yesus Memilih 12 Muridnya - 6
Yesus Memilih 12 Muridnya - 7
Yesus Memilih 12 Muridnya - 8
Yesus Memilih 12 Muridnya - 9
Yesus Memilih 12 Muridnya - 10
Yesus Memilih 12 Muridnya - 11
Yesus Memilih 12 Muridnya - 12
Yesus Memilih 12 Muridnya - 13
Yesus Memilih 12 Muridnya - 14
Yesus Memilih 12 Muridnya - 15
Yesus Memilih 12 Muridnya - 16
Yesus Memilih 12 Muridnya - 17
Yesus Memilih 12 Muridnya - 18
Yesus Memilih 12 Muridnya - 19
Yesus Memilih 12 Muridnya - 20
1 / 20
Kembali ke rak buku

Pengaturan Baca