Simson, Orang Kuat Tuhan
Simson, Orang Kuat Tuhan
Pada saat bangsa Israel kembali hidup jauh dari Tuhan, mereka ditindas oleh bangsa Filistin. Di tengah keadaan itu, Allah memilih seorang anak yang belum lahir untuk menjadi pembebas Israel. Seorang malaikat menampakkan diri kepada istri Manoah dan memberitahukan bahwa ia akan melahirkan seorang anak laki-laki bernama Simson. Sejak lahir, Simson dikhususkan bagi Allah sebagai seorang nazir, dan rambutnya tidak boleh dipotong sebagai tanda penyerahannya kepada Tuhan.
Ketika Simson bertumbuh dewasa, Tuhan memberikan kepadanya kekuatan yang luar biasa. Dengan kuasa Allah, Simson mengalahkan banyak musuh Israel dan berkali-kali menyelamatkan bangsanya dari orang Filistin. Namun, Simson sering mengambil keputusan yang tidak bijaksana dan tidak selalu menaati kehendak Tuhan.
Suatu hari, Delila dibujuk oleh para pemimpin Filistin untuk mencari rahasia kekuatan Simson. Setelah beberapa kali dibujuk, Simson akhirnya memberitahukan bahwa rambutnya belum pernah dipotong karena ia telah dikhususkan bagi Allah sejak lahir. Ketika Simson tertidur, Delila memotong rambutnya. Kekuatan Simson pun hilang, dan ia ditangkap oleh orang Filistin, matanya dicungkil, lalu dipenjarakan.
Di dalam penjara, rambut Simson mulai tumbuh kembali. Ia bertobat dan berseru kepada Tuhan memohon kekuatan untuk terakhir kalinya. Ketika para pemimpin Filistin berkumpul di sebuah kuil untuk merayakan kemenangan mereka, Simson meminta kepada Allah agar diberi kekuatan sekali lagi. Dengan kuasa Tuhan, Simson merobohkan tiang-tiang penyangga bangunan itu sehingga kuil runtuh. Banyak pemimpin Filistin tewas, dan Simson pun meninggal bersama mereka. Melalui pengorbanan terakhirnya, Allah membebaskan bangsa Israel dari banyak musuh mereka.
Kisah Simson mengajarkan bahwa kekuatan sejati berasal dari Tuhan. Ketika kita hidup taat kepada-Nya, Tuhan sanggup memakai hidup kita untuk melakukan perkara-perkara besar. Ia juga penuh kasih dan bersedia mengampuni orang yang sungguh-sungguh bertobat dan kembali kepada-Nya.
Satu cerita dari Firman Tuhan, Alkitab, yang terdapat dalam Hakim-hakim 13-16

